Mencetak Pembina Berkarakter: Kwartir Ranting Mantingan Sukses Gelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) 2026

Membuka jendela dunia lewat literasi digital. Ruang ekspresi dan kreasi tanpa batas untuk mencetak generasi madrasah unggul mumpuni.

Home ☛ Uncategorized  ☛  Mencetak Pembina Berkarakter: Kwartir Ranting Mantingan Sukses Gelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) 2026
header-1

MANTINGAN, 28 Juni 2026 – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ngawi melalui sinergi intensif dengan Kwartir Ranting (Kwarran) Mantingan secara resmi menutup rangkaian Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Tahun 2026. Kegiatan kedinasan dan kepanduan intensif ini berlangsung selama enam hari penuh, terhitung sejak tanggal 23 hingga 28 Juni 2026, dengan mengambil tempat di MAN 3 Ngawi, Kecamatan Mantingan.

KMD 2026 kali ini didesain sebagai respons strategis terhadap kebutuhan penguatan mutu kepemimpinan serta metodologi kepembinaan di gugus depan. Sebelum hari H pelaksanaan lapangan, panitia penyelenggara telah mematangkan kesiapan teknis melalui forum Technical Meeting resmi yang digelar pada Jumat, 19 Juni 2026 berdasarkan rujukan surat nomor 07/3.21.09-A/2026, guna memastikan keselarasan kurikulum kepelatihan di antara para peserta dan korps pelatih.

Ketua Harian Kwarran Mantingan, Kak Warsidi, S.Pd., menyampaikan bahwa KMD bukan sekadar kegiatan seremonial penambahan legalitas formal kepembinaan. "Kursus ini adalah kawah candradimuka. Kita mempersiapkan para pembina agar memiliki pemahaman fundamental yang kokoh mengenai prinsip dasar kepramukaan dan metode eksakta dalam membina generasi muda yang adaptif, bermutu, dan mendunia," tegasnya.

Prosesi Ketat, Penguatan Materi Lapangan, dan Ruang Sinergi Lintas Satuan

Berdasarkan dokumentasi jalannya kegiatan di lapangan, seluruh peserta KMD mengikuti serangkaian agenda dengan disiplin ketat khas kepanduan. Materi yang disajikan mencakup pendalaman fundamental gerakan pramuka, manajemen administrasi gugus depan, dinamika kelompok, hingga simulasi langsung teknik kepramukaan (scoutcraft).

Nuansa khidmat menyelimuti aula MAN 3 Ngawi saat prosesi penyematan tanda peserta oleh jajaran pelatih. Terlihat antusiasme tinggi dari para peserta, termasuk keterlibatan pembina dari berbagai pangkalan pendidikan lokal, salah satunya civitas akademika MTsN 10 Ngawi, yang berkomitmen menyukseskan program madrasah maju, bermutu, dan berwawasan lingkungan (Adiwiyata).

Dengan berakhirnya masa kursus intensif ini pada 28 Juni 2026, para lulusan KMD 2026 diharapkan segera mengimplementasikan rencana tindak lanjut (RTL) di pangkalan masing-masing. Langkah konkret ini krusial demi mencetak generasi muda Kabupaten Ngawi yang tangguh secara mental, matang secara karakter, dan berjiwa Pancasila.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *